Jelang Idul Adha, Lalu Lintas Hewan Kurban di Jambi Tembus 24 Ribu Ekor

oleh -8 Dilihat

Jambi — Lalu lintas hewan ternak menjelang Iduladha 1447 Hijriah di Provinsi Jambi mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data Best Trust milik Badan Karantina Indonesia, lebih dari 24 ribu ekor ternak dengan nilai ekonomi sekitar Rp111 miliar telah dilalulintaskan melalui wilayah kerja Karantina Jambi selama periode Januari hingga pertengahan Mei 2026.

Kepala Karantina Jambi, Sudiwan Situmorang mengatakan peningkatan lalu lintas tersebut didominasi sapi dan kambing yang melintas melalui sejumlah wilayah kerja Karantina Jambi, termasuk Pelabuhan Kuala Tungkal yang menjadi salah satu jalur strategis distribusi ternak antarwilayah.

Lonjakan tertinggi terjadi pada April 2026 dengan volume mencapai sekitar 9 ribu ekor ternak dan nilai ekonomi lebih dari Rp47 miliar. Angka tersebut menjadi capaian tertinggi sepanjang awal 2026 dan menunjukkan meningkatnya kebutuhan hewan kurban menjelang Iduladha.

Menurut Sudiwan, penguatan pengawasan perlu  dilakukan melalui pemeriksaan fisik hewan, verifikasi dokumen kesehatan hewan, pengawasan alat angkut, hingga tindakan karantina lainnya guna mencegah masuk dan tersebarnya penyakit hewan menular.

“Seluruh hewan ternak yang dilalulintaskan wajib memenuhi persyaratan karantina dan kesehatan hewan. Pemeriksaan dilakukan secara ketat untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, aman dilalulintaskan, dan aman dikonsumsi masyarakat,” ujar Sudiwan.

Sudiwan juga menjelaskan Pelabuhan Kuala Tungkal memiliki peran penting dalam mendukung distribusi hewan kurban ke berbagai daerah sehingga pengawasan dilakukan secara optimal guna mencegah masuk dan tersebarnya penyakit hewan menular.

Selain pengawasan lalu lintas, Karantina Jambi juga terus mengedukasi pelaku usaha dan pengirim ternak terkait pemenuhan persyaratan karantina, dokumen kesehatan hewan, serta tata cara lalu lintas ternak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pengawasan ini merupakan bentuk komitmen Karantina dalam melindungi kesehatan hewan, menjamin keamanan pangan asal hewan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang Iduladha,” tutup Sudiwan.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.