Lapas Jambi Panen Raya, Warga Binaan Sumbang 600 Kg Lele Bantu Korban Bencana Aceh

oleh -27 Dilihat

Jambi – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi menggelar panen raya ketahanan pangan pada Kamis, 15 Januari 2026 Kegiatan ini menjadi bukti nyata pembinaan kemandirian warga binaan melalui program pertanian dan perikanan yang berkelanjutan, sekaligus menegaskan peran lapas sebagai institusi edukatif dan produktif.

Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, menjelaskan bahwa panen raya merupakan hasil kerja kolektif warga binaan yang dibimbing secara intensif oleh jajaran petugas. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai disiplin, keterampilan kerja, dan tanggung jawab, agar warga binaan memiliki bekal nyata saat kembali ke masyarakat.

“Panen hari ini bukan sekadar hasil produksi, tetapi hasil proses pembinaan. Warga binaan dilatih sejak tahap perencanaan, perawatan, hingga panen. Ini bagian dari upaya membangun kemandirian dan karakter,” ujar Syahroni Ali.

Kegiatan panen raya turut dihadiri oleh Kepala KPLP Riko Hamdan, Kabinadik Yuli, Kasi Giatja Jaelani, Melky, serta seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Jambi. Kehadiran para pejabat struktural tersebut menegaskan komitmen bersama dalam mendukung program pembinaan yang humanis dan berdampak.

Adapun hasil panen yang diperoleh meliputi:
Lele: 600 kilogram
Kangkung: 50 kilogram
Jagung: 20 kilogram
Sawi, selada, dan pakcoy: total 20 kilogram
Jamur: 10 kilogram
Yang membanggakan, seluruh hasil panen tersebut disumbangkan untuk membantu korban bencana di Aceh.

Langkah ini menunjukkan bahwa program pembinaan di dalam lapas tidak hanya berorientasi pada kemandirian ekonomi, tetapi juga menumbuhkan empati dan kepedulian sosial warga binaan terhadap sesama.

Syahroni Ali menambahkan, melalui program ketahanan pangan ini, lapas ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk berubah dan memberi manfaat, meski tengah menjalani masa pidana.

“Kami ingin warga binaan belajar bahwa produktivitas dan kepedulian adalah nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Panen raya ini sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional serta sejalan dengan arah pembinaan pemasyarakatan yang menekankan rehabilitasi, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial. Ke depan, Lapas Kelas IIA Jambi berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa agar semakin banyak warga binaan memiliki keterampilan praktis yang bernilai guna.

No More Posts Available.

No more pages to load.